Banyak klien datang dengan website baru tetapi listing Google bisnisnya tidak jelas: belum diklaim, dibuat orang lain, atau dobel. Padahal calon pelanggan sering mengecek Google sebelum datang, menelepon, atau membeli. Listing yang tidak terkelola membuat mereka berpindah ke kompetitor.
Semrush menerbitkan panduan Google Business Profile (GBP) pada 26 Oktober 2026 (Semrush: Google My Business, now Google Business Profile). Artikel ini bukan terjemahan panduan itu. Saya memakainya sebagai dasar untuk satu pertanyaan praktis: bagaimana urutan kerja agensi atau freelancer saat klien lokal belum punya kendali atas listing-nya?
Cek dulu: klaim atau buat baru?
Aturan pertama dari panduan tersebut: cari bisnis di Google dulu. Jika profil sudah ada, klaim, jangan buat baru, supaya tidak muncul duplikat. Cari dengan nama bisnis plus kota, atau ketik “my business” di Google.
Dari hasil pencarian, ada tiga kemungkinan:
- Listing otomatis. Google mengambil data dari situs lain. Tombolnya “Manage now” lalu verifikasi kepemilikan.
- Listing dibuat orang lain. Tombolnya “Request access”. Anda akan melihat sebagian alamat email pembuatnya.
- Belum ada. Buat dari nol.
Catat kondisi awal sebelum mengubah apa pun: tangkapan layar, nama, alamat, nomor telepon, dan kategori yang tampil. Ini bukti kondisi sebelum dan sesudah untuk laporan.
Kalau listing dikelola orang lain
Ini kasus yang paling sering memakan waktu. Menurut panduan Semrush, formulir permintaan akses meminta tingkat akses, hubungan dengan bisnis, dan kontak Anda.
- Pilih Management jika Anda karyawan atau agensi yang meminta izin kepada pemilik.
- Pilih Ownership jika Anda adalah pemilik bisnis.
- Pemilik profil saat ini diberi tahu lewat email dan punya tiga hari untuk merespons. Jika setuju, akses diberikan. Jika tidak merespons dalam tiga hari, Anda mungkin bisa mengklaim sendiri.
- Bisnis yang melayani di lokasi pelanggan tanpa toko fisik (contoh di panduan: tukang ledeng, tukang listrik) diminta menghubungi dukungan Google untuk transfer, bukan memakai formulir.
Untuk jasa freelance, minta klien menambahkan akun Anda sebagai manager. Jangan minta kata sandi akun Google mereka. Alur akses yang aman sudah dibahas di onboarding klien SEO dan akses aman.
Membuat profil dari nol: 6 langkah
Semrush menyebut enam langkah, sekitar 15 menit:
- Tambahkan bisnis lewat business.google.com/add atau Google Maps.
- Isi nama bisnis dan kategori. Jika nama sudah muncul di daftar, pilih dan lompat ke verifikasi.
- Tambahkan lokasi jika ada tempat yang bisa dikunjungi pelanggan. Untuk kategori tertentu, misalnya restoran, langkah ini wajib. Alamat harus akurat karena dipakai untuk verifikasi.
- Tentukan area layanan bila bisnis mengantar atau datang ke lokasi pelanggan.
- Isi nomor telepon dan URL website.
- Verifikasi.
Verifikasi: apa yang perlu disiapkan
Opsi verifikasi yang tersedia ditentukan Google berdasarkan jenis bisnis, lokasi, dan jam operasional. Anda tidak bisa memilih metode yang tidak ditawarkan. Metode yang disebut panduan: telepon atau pesan teks, email, kartu pos (tidak untuk semua bisnis), rekaman video, dan panggilan video langsung dengan perwakilan Google.
Dua catatan penting dari panduan itu:
- Google merekomendasikan verifikasi video jika tersedia. Siapkan bukti lokasi, peralatan usaha, dan bukti bahwa orang yang merekam berwenang mengelola bisnis.
- Verifikasi lewat telepon gagal jika nomor dijawab sistem otomatis, karena sistem tidak bisa menerima kode. Pastikan ada orang yang bisa menjawab atau menerima SMS.
Jadwalkan verifikasi bersama klien, bukan sendirian. Kode atau video sering membutuhkan orang yang benar-benar berada di lokasi bisnis.
Setelah terverifikasi: isi yang berguna, bukan yang banyak
Panduan Semrush merujuk panduan lokal Google: hasil lokal terutama ditentukan relevansi, jarak, dan prominensi. Artinya, jarak tidak bisa Anda ubah, tetapi kelengkapan dan kejujuran data bisa.
- NAP konsisten. Nama, alamat, dan telepon di profil harus sama dengan di website dan direktori lain. Google bisa mengambil data dari sumber online lain, jadi ketidakkonsistenan menyebar.
- Deskripsi. Tulis produk, layanan, dan riwayat bisnis dengan bahasa biasa. Google memperingatkan agar tidak ada keyword stuffing, pesan promosi, atau tautan eksternal di deskripsi.
- Kategori. Pilih yang paling spesifik. Tambah kategori lain hanya jika melengkapi kalimat “Bisnis ini adalah…”.
- Jam, atribut, website. Jam reguler dan khusus, atribut seperti parkir, dan tautan ke halaman yang memudahkan langkah berikutnya.
- Foto dan layanan. Foto asli yang menunjukkan apa yang akan ditemui pelanggan.
Di sisi website, pastikan halaman yang ditautkan memuat informasi yang sama. Jika data di profil dan situs berbeda, jawaban AI tentang bisnis klien juga bisa keliru, seperti dibahas di cara mengoreksi jawaban AI yang salah tentang bisnis.
Ulasan: jangan beli, jangan tukar hadiah
Semrush menulis bahwa ulasan dan rating lebih baik bisa membantu peringkat lokal menurut panduan Google. Cara meminta ulasan yang disebut: saat pembelian, kartu dengan kode QR, plakat atau stand NFC, dan permintaan di struk.
Larangannya jelas: memberi insentif seperti produk gratis atau diskon sebagai imbalan ulasan dilarang dan bisa membuat profil dibatasi. Sampaikan ini ke klien sebelum mereka berinisiatif memberi voucher. Balas ulasan positif maupun negatif dengan sopan. Untuk ulasan yang melanggar kebijakan, gunakan tombol “Report”; Google tidak menghapus ulasan hanya karena pemilik tidak setuju, dan proses evaluasi biasanya butuh beberapa hari.
Checklist untuk freelancer
- Cari listing yang sudah ada, simpan tangkapan layar kondisi awal.
- Klaim atau minta akses Management, bukan kata sandi.
- Jadwalkan verifikasi bersama klien di lokasi.
- Samakan NAP di profil, website, dan direktori.
- Tulis deskripsi tanpa promosi dan tanpa tautan.
- Brief klien soal larangan insentif ulasan.
- Masukkan akses profil ke daftar serah terima, lihat checklist handover website klien.
Batasan yang perlu jujur
Panduan Semrush menjelaskan prosedur dan praktik yang disarankan, bukan jaminan peringkat. Tombol, opsi verifikasi, dan fitur produk bisa berubah, dan sebagian fitur hanya tersedia untuk bisnis dan negara tertentu. Cek tampilan terbaru di akun klien sebelum menjanjikan langkah ke mereka. Panduan ini juga tidak membahas aturan khusus pasar Indonesia, jadi uji sendiri prosesnya pada listing klien.
Untuk prospek lokal yang listing-nya masih kosong, ini juga bahan temuan yang konkret saat cold outreach tanpa spam: tunjukkan fakta yang bisa diverifikasi, bukan klaim peringkat.