Kembali ke Blog

Google AI Payment Pilot, Search Profiles 10.000 Follower, & Cloudflare Kontrol AI Training — Apa Artinya untuk Website Indonesia

Google uji coba bayar publisher konten AI, Search Profiles buka akses 10.000 follower, Cloudflare pisahkan AI training dari search crawling. Dampak praktis untuk SEO dan pemilik website Indonesia.

Google minggu ini (pekan 14–20 September 2026) merilis tiga update yang mengubah aturan main bagi publisher dan pemilik website. Ringkasnya:

  1. Google uji coba bayar publisher saat konten mereka dipakai menjawab di Gemini, AI Overviews, dan AI Mode.
  2. Search Profiles sekarang bisa diakses publisher dengan 10.000 follower (turun dari 100.000 di Juni, 35.000 di Agustus).
  3. Cloudflare luncurkan pengaturan “Disallow AI Training” yang memblokir training tapi tetap biarkan Googlebot, Applebot, Bingbot crawl untuk search.

Ketiganya datang bersamaan. Bukan kebetulan — ini gerakan industri menuju transparansi dan kontrol atas konten Anda di era AI search.


1. Google AI Payment Pilot: Dibayar Kontribusi, Bukan Cuma Terindeks

Menurut Digiday, Google konfirmasi program pilot tahap awal. Puluhan publisher sudah diundang.

Mekaniknya:

  • Bayaran terpicu saat konten Anda “kontribusi signifikan” saat pembuatan jawaban (answer creation).
  • Konten yang cuma verifikasi fakta atau ditambahkan setelah jawaban utama tidak kena bayar.
  • Publisher terpilih dapat panel di Search Console dengan earning bulanan dan riwayat, bisa opt-out lewat settings.

Yang jadi pertanyaan praktis:

  • Panel bayar tidak transparan — tidak pecah kontribusi apa yang dibayar. Satu eksekutif publishing menyebutnya “quite black box”.
  • Menerima bayaran ini melemahkan posisi negosiasi ke depan — Google bisaunjuk pilot ini sebagai kompensasi yang sudah diberikan.
  • Laporan di samping panel tracking impressions, bukan klik.

Sumber: SEJ — Google Tests Paying Publishers For AI Answers Via Search Console, SEJ — SEO Pulse 19 Sep 2026


2. Search Console Generative AI Report: Impressions Tanpa Posisi

Report Generative AI Performance (diluncurkan global 31 Agustus 2026) sekarang ada di Search Console.

Batasan kunci (dari John Mueller di Reddit):

  • Tidak ada data posisi untuk AI Overviews / AI Mode. Posisi tradisional (1–10) tidak cocok untuk format AI.
  • Impression dicatat saat fitur muncul di halaman, tanpa peduli user scroll.
  • Link di balik tombol “Show More” baru dihitung impression saat di-expand.
  • Report ini mengandalkan data Web Search yang sudah ada, bukan data baru.

Artinya: Anda tahu berapa sering konten muncul di AI Overview, tapi tidak tahu di urutan ke berapa di dalam block AI itu. Untuk optimasi, ini berarti: fokus jadi citable passage, bukan mengejar “posisi 1 di AI”.

Sumber: SEJ — Google Admits Search Console Reporting For AI Search Is Inadequate, Mueller Reddit


3. Search Profiles: 10.000 Follower, Multi-Brand, Artikel Lebih Panjang

Ibrahim Badr (PM Google Search) umumkan 16 September 2026:

FiturDetail
Threshold follower10.000 (YouTube, Instagram, X, TikTok — gabungan)
Multi-accountSatu login kelola banyak sub-brand/media
Tampilan artikelThumbnail dioptimasi, headline lebih panjang
WilayahHanya US saat ini

Penting: Google Help Page jelas — Search Profile tidak langsung mempengaruhi ranking. Fungsinya di Discover: follower bisa lihat lebih banyak konten dari source tersebut di feed mereka.

Strategi Indonesia: Kalau Anda punya channel YouTube/IG/X dengan 10k+ follower, claim Search Profile sekarang. Ini gratis, memperkuat entity signal brand di Knowledge Graph, dan menyiapkan infra kalau fitur ini buka ke Indonesia.

Sumber: Google Blog — 3 New Ways, SEJ — Google Search Profiles Now Available At 10,000 Followers


Cloudflare luncurkan setting baru di Security Settings zona Anda:

OpsiEfek
Block AI Bots (lama)Blokir semua — search + training + agent. Deprecated.
Disallow AI Training (baru)Blokir training only. Googlebot, Applebot, Bingbot tetap crawl untuk search.
Managed Robots.txtOtomatis sinkron preferensi ke robots.txt.

Crawler mixed-use yang dihormati:

  • Google: Google-Extended (training opt-out) — tidak mempengaruhi AI Overviews/AI Mode.
  • Apple: Applebot-Extended.
  • Microsoft: Belum dukung robots.txt no-training (target awal 2027).

Label “Accountable” — Cloudflare memberi label ini pada operator yang:

  1. Punya mekanisme opt-out training (robots.txt / standar serupa).
  2. Punya mekanisme opt-out AI summaries (langsung / via Cloudflare tahun depan).
  3. URL-level visibility — halaman mana yang tersedia untuk training + metrik search.
  4. Jaminan opt-out training tidak mempengaruhi search results.

Apple, Google, Microsoft memenuhi kualifikasi Accountable.

Tindakan untuk Anda (hosting Cloudflare):

  1. Buka Security → Settings di dashboard Cloudflare.
  2. Pilih “Disallow AI Training” (bukan “Block AI Bots”).
  3. Cek Radar → AI Insights → AI Bot Transparency untuk lihat perilaku crawler nyata.

Sumber: Cloudflare Blog — Accountable Mixed-Use AI Crawlers, SEJ — Cloudflare Lets Sites Disallow AI Training Without Blocking Googlebot


5. Apa Yang Harus Dilakukan Pekan Ini (Checklist Praktis)

PrioritasAksiAlasan
TinggiCek Cloudflare zone → Security Settings → pilih Disallow AI TrainingLindungi konten dari training, biarkan search indexing jalan
TinggiBuka Search Console → Generative AI Performance → catat URL yang paling sering appear di AI OverviewIdentifikasi citable passage yang sudah kerja, replikasi pola ke halaman lain
SedangKalau brand punya 10k+ follower (YouTube/IG/X/TikTok) → claim Search Profile di search.google.com/search-console/search-profilesGratis entity signal, siap kalau fitur buka ke ID
SedangAudit robots.txt — pastikan Google-Extended di-allow atau di-block sesuai strategi AI AndaGoogle-Extended = training opt-out saja, tidak blokir AI Overviews
RendahMonitor perkembangan Google AI Payment Pilot — jangan buru-buru daftar sampai transparansi kontribusi jelasHindari lock-in kompensasi “black box” yang melemahkan negosiasi masa depan

6. Konteks Lebih Luas: Dua Mesin Sitasi Google, Bukan Satu

Studi Ahrefs (540K query pairs, 2026) temukan:

  • AI Overviews & AI Mode kesimpulan sama ~86% tapi URL yang dikutip sama hanya 13.7%.
  • AI Mode mengutip ~9 domain per query (lebih lebar dari AI Overviews).
  • AI Mode lebih berat ke freshness dan entity authority, bukan raw ranking position.

Implikasi: Optimasi untuk AI Overviews ≠ optimasi untuk AI Mode. Anda butuh passage citable (134–167 kata), entity clarity (Person/Organization schema), dan kesegaran konten (<3 bulan) untuk keduanya.


Kesimpulan

Minggu ini menandai pergeseran: dari “apakah AI crawl saya?” ke “bagaimana saya kontrol kontribusi & kompensasinya?”.

Tiga gerakan sekaligus (Payment Pilot, Search Profiles terbuka, Cloudflare granular control) mengirim sinyal jelas: pemilik konten punya leverage. Tapi leverage itu hanya berguna kalau Anda memahami mekanisme, membaca fine print, dan bertindak selektif.

Untuk website Indonesia: mulai dari Cloudflare Disallow AI Training + Search Console Generative AI report. Itu gratis, risiko nol, dan memberi Anda data nyata — bukan spekulasi.


Sumber primer dikutip:

Butuh website cepat
& SEO-optimized?

Saya bantu desain dan optimasi website agar memuat di bawah 2 detik, menembus halaman pertama Google, dan mengubah trafik jadi pembeli.